LUKA BAKAR

Untuk membedakan luka bakar ringan dengan yang berat, pertama kamu harus memahami beberapa derajat luka luka bakar.

Luka Bakar Tingkat Pertama

Luka hanya pada permukaan luar kulit. Kulit biasanya berwarna merah, sedikit bengkak dan kadang terasa sakit. Rawat luka bakar tingkat pertama ini sebagai luka bakar kecil, kecuali mengenai bagian tubuh yang vital atau pada bagian yang luas.

Luka Bakar Tingkat Kedua

Luka bakar pada tingkat ini mengenai hingga bagian dermis kulit. Bagian yang terbakar terasa panas dan melepuh, memerah, terlihat berca-bercak. Luka bakar tingkat kedua menyebabkan rasa sakit dan pembengkakan.

Jika luka bakat tingkat dua ini diameternya tidak lebih dari 3 inchi (7,6 cm), perlakukan sebagaimana luka bakar kecil. Tetapi jika lebih besar atau mengenai bagian penting seperti tangan, kaki, muka, dengkul, atau persendian, perlakukan sebagaimana luka bakar serius yang perlu mendapat penanganan ahli.

Luka Bakar Ringan, untuk luka bakar tingkat pertama dan kedua yang ukurannya kecil.

  • Dinginkan luka. Rendam bagian yang terluka dengan air dingin (bukan es) selama 10 – 15 menit atau sampai rasa sakitnya berkurang. Bisa juga dilakukan dengan mengompres bagian yang terluka. Hal ini dilakukan untuk mencegah pembengkakan dengan menyerap panas pada luka bakar. Jangan meletakkan es pada bagian yang terkena luka bakar!
  • Balut dengan kasa steril. Jangan membalut denga kain yang berserat halus yang mungkin menempel lengket pada bagian yang terluka. Bersihkan dengan hati-hati untuk menghindari tekanan pada luka Balut dengan perban untuk menjaga agar luka tak terkena udara, mengurangi rasa sakit dan melindungi kulit yang melepuh.
  • Berikan pengurang rasa sakit. Seperti aspirin, ibuprofen atau acetaminophen. Jangan memberikan aspirin pada anak usi di bawah 2 tahun atau remaja yang mengalami cacar atau gejala flu. Hati-hati juga pada korban yang alergi obat tertentu.

Luka bakar kecil biasanya sembuh dengan sendirinya tanpa perawatan lebih lanjut. Bekas luka mungkin akan menyebabkan kulit berpigmen atau berwarna berbeda dari kulit di sekitarnya. Perhatikan tanda-tanda infeksi, seperti rasa sakit yang meningkat, memerah, membengkak atau pendarahan. Jika terjadi segera hubungi dokter untuk perawatan ahli. Hindari luka atau terkena matahari pada bekas luka bakar karena bisa menyebabkan pigmentasi yang lebih parah, jika perlu gunakan krim matahari pada bekas luka.

PENTING!

  • Jangan gunakan es. Memberikan es pada bagian yang terbakar akan menyebabkan bagian itu terlalu dingin dan memperparah kerusakan pada luka.
  • Jangan memberikan mentega pada luka. Karena malah bisa menyebabkan infeksi.
  • Jangan merobek kulit yang melepuh. Kulit melepuh yang robek rentan terhadap infeksi.

Luka Bakar Tingkat Ketiga

Luka bakar paling parah yang membakar semua lapisan kulit dan menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan. Lemak, otot dan bisa sampai tulang terkena efeknya. Bagian yang terluka bisa terlihat gosong atau malah kering dan putih. Kesulitan menghirup dan menghembuskan nafas, keracunan karbon monoksida, atau gejala keracunan lain mungkin terjadi jika korban menghirup asap saat terjadi kebakaran.

Penanganan luka bakar serius, segera hubungi pihak medis terdekat. Selama menunggu atau dalam perjalanan, kamu bisa melakukan:

  • Jangan melepas baju yang terbakar. Tetapi pastikan korban tidak terkena bahan yang masih terbakar atau meyala.
  • Jangan membasuh luka bakar yang luas dengan air. Hal itu bisa menyebabkan penurunan suhu tubuh (hipotermia) dan shock (penurunan tekanan darah dan aliran darah).
  • Periksa sistem sirkulasi korban (napas, batuk atau bergerak). Jika tak ada tanda-tanda sirkulasi, lakukan CPR.
  • Angkat bagian yang terbakar. Angkat hingga lebih tinggi dari pada jantung.
  • Tutupi bagian yang terbakar. Lakukan dengan kain kassa steril dan jangan dengan kapas yang serabutnya rawan lengket pada luka.

Anti tetanus jika perlu. Luka bakar rawan terhadap tetanus.

Source video untuk cara menangani luka bakar.

About LK

Study HARD Study FUN

Posted on 06/04/2011, in First Aid, Scouting Resources and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: